Sejujurnya, Penulis pun sama seperti orang lain yang pernah merasakan sedih, kesepian, jatuh, mengeluh dan perasaan ingin menyerah. Baginya, sebagai manusia sangat wajar merasakan perasaan tersebut.
K.H. Abdur Rozak Fachruddin atau yang akrab disapa Pak A.R. adalah seorang tokoh besar. Tidak hanya bagi Muhammadiyah, tapi juga bagi bangsa Indonesia. Cara dakwahnya yang luwes dan merangkul, sert…
Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah anak kesembilan dari Sultan Hamengkubuwono VIII dengan istri kelimanya RA Kustilah/KRA Adipati Anum Amangku Negara/Kanjeng Alit. Ia lahir pada masa pemerintahan …
Agustinus Wibowo membawa kita ke dalam perjalanan yang tak hanya menelusuri peta dunia, tetapi juga peta hati dan pikiran. Sebagai warga Indonesia keturunan Tionghoa, dia pernah mengalami diskrimin…
Pada tahun 2006, Agustinus mulai melintasi perbatasan antar negara menuju Afghanistan, dan selama dua tahun ia menetap di Kabul sebagai fotografer jurnalis—catatannya di buku ini adalah hasil per…
Garis Batas adalah sebuah buku yang bercerita tentang kehidupan masyarakat di negara-negara pecahan Uni Soviet. Tajikistan, Kirgizstan, Kazakhstan, Uzbekistan, hingga Turkmenistan. Perjalanan ini b…
Jauh. Mengapa setiap orang terobsesi oleh kata itu? Marco Polo melintasi perjalanan panjang dari Venesia hingga negeri Mongol. Para pengelana lautan mengarungi samudra luas. Para pendaki menyabung …
Sebagai pemrakasa genius dari sejumlah perusahaan di bidang teknologi, kedirgantaraan (aerospace), kecerdasan buatan, dan deretan perusahaan lain, Elon Musk merupakan salah satu dari wirausaha (ent…
Tara Westover was 17 the first time she set foot in a classroom. Born to survivalists in the mountains of Idaho, she prepared for the end of the world by stockpiling home-canned peaches and sleepin…
SEMARANG, 1 AGUSTUS 1934. Surat kabar golongan peranakan Tionghoa Mata Hari memuat foto yang menggemparkan, seorang pemuda keturunan Arab yang mengenakan beskap dan belangkon! Si pemuda menyerukan …