Sistem pengetahuan tradisional dalam bidang mata pencaharian di daerah istimewa Yogyakarta
Pencaharian bercocok tanam merupakan usaha produksi dimana masyarakat mengolah dan memanfaatkan alam serta menggunakan sebagian sistem pengetahuannya berdasar atas kondisi dan situasi alam. Teknologi yang belum sepenuhnya dikatakan modern dibidang matapencaharian itu masih saja menggunakan bajak, cangkul, ani-ani, sabit bergigi, penyemprot hama yang sederhana, pola tanam yang tidak banyak berubah. Peternakan sebagai usaha menambah nilai ekonomi tampaknya diusahakan dengan baik. Hal itu bisa dilakukan dengan baik karena di Yogyakarta bukan merupakan masyarakat berpindah tempat. Kehidupan seperti ini akan memungkinkan pertanian dan peternakan dikembangkan secara intensif. Dalam teknologi pertanian, disana tidak menggunakan mesin dalam mengolah tanah dan menuai padi. Hal seperti itu ada kaitannya dengan kondisi lingkungan dan pertimbangan ketenagakerjaan.
| B9700030 | 339.2 WIB s | My Library (300) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain