PERPUSTAKAAN

Ki Hadjar Dewantara SMA N 11 Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Login Pustakawan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mantra

Text

Mantra

Sutanto Ari Wibowo - Nama Orang;

Raja Keindizie Romein, raja pertama dari Kerajaan Afzein wafat pada saat perang pertama melawan Kerajaan Dombire, yang dipimpin Ratu Nivera. Kekalahan ini membuat rakyat Afzein hidup dalam kesengsaraan. Sebab, Ratu Nivera tidak hanya membunuh Raja Keindizie Romein dan permaisurinya, tetapi juga membentengi Kota Afzein dengan mantra jahat, membuat penduduk bagaikan burung dalam sangkar. Mereka tidak dapat keluar dari kota dan setiap enam hari sekali, harus bersiap men-jadi tumbal bagi Ratu Kegelapan, Nivera.

Ratu Nivera juga berhasil membunuh raja kedua Kerajaan Afzein, Raja Keintjizie Romein, yang tak lain adalah putra pertama dari Raja Keindizie Romein, dengan mengguna-gunainya. Sehingga, Romuza, sang panglima pun merasa berkuasa karena tak ada lagi keturunan raja yang masih hidup di Kerajaan Afzein, kecuali jika putra kedua Raja Keindizie Romein, yang hilang saat perang melawan Kerajaan Dombire, muncul kembali. Romuza berusaha menemukan putra kedua raja tersebut untuk dibunuh. Tinggal sepuluh hari lagi, penobatannya sebagai Raja Afzein yang ketiga akan digelar.

Tanpa disangka, seorang tahanan kerajaan bernama Kizzorgy Poesie, yang dipekerjakan sebagai tukang kebun istana, mempunyai ciri-ciri yang dimiliki oleh keturunan Raja Keindizie Romein, seperti yang dijelaskan dalam kitab Rahasia Malaikat, yang selama ini disimpan rapi oleh Kakek Herdtqolf. Nyawa Kizzorgy Poesie pun terancam! Apalagi Romuza juga berhasil mencuri kitab Rahasia Malaikat milik Kizzorgy Poesie melalui tangan teman dekat Kizzorgy Poesie sendiri.

Mampukah Kizzorgy Poesie menyelamatkan diri dari ancaman pem-bunuhan Romuza sekaligus membebaskan Kerajaan Afzein dari penyihir jahat Nivera? Simak cerita seru novel menggetarkan ini yang akan membuat Anda tegang dan bergidik dari awal hingga akhir!


Ketersediaan
23SR0481808.3 WIB mTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
808.3 WIB m
Penerbit
Yogyakarta : Diva Press., 2009
Deskripsi Fisik
413 hlm.; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9799637198
Klasifikasi
808.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Fiksi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sutanto Ari Wibowo
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Ki Hadjar Dewantara merupakan perpustakaan sekolah yang mengedepankan literasi terkini dengan didukung berbagai fasilitas nyaman.

Jam Operasional :
Senin-Kamis : 07.00 - 15.30 WIB
Jumat            : 07.00 - 14.00 WIB

Telp. (0274) 565898
Fax. (0274) 565898

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik