Text
Mozaik Cinta
Adlan syok mendengar hal itu. Dalam kondisi kepalanya, terlihat sebuah pemandangan yang tiba-tiba datar.Ruangan menjadi hening kembali. Hanya suara gemuruh AC yang terdengar. Adlan menyeka air matanya yang kembali meleleh."Hei, jangan menangis, aku yang punya penyakit saja kuat. Dasar cengeng!" Aisyah tersenyum, meledek Adlan, berusaha membuatnya tegar sebagaimana dirinya.Adlan masih terdiam. Mulutnya tertutup rapat. Miliaran kata yang ada di otaknya tiba-tiba hilang. Mengetahui orang yang dicintai dalam penderitaan memang menyakitkan, terlebih jika penderitaan itu akan mengantarkannya pada kematian.
| 25SR0054 | 813 MAU m | My Library (Rak 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain