Hidup itu sama dengan perjalanan sebuah kereta. Kadang harus berhenti di suatu tempat untuk menerima kehadiran orang baru
Naomi Divanda Adiwangsa berhasil mendapatkan ijin untuk mengikuti study tour ke negara Korea yang menjadi mimpinya, tapi tanpa diduga acara tour itu merubah alur hidupnya.
Seorang ayah tak akan begitu tampak cintanya. Ia selalu menyembunyikan cintanya dibalik kelembutan ibu. Rindunya senantiasa terpendam di balik ketaqwaannya.
Janganlah mengurusi kepentingan orang lain dan janganlah mempunyai keinginan tahu tentang orang lain. Hanya dengan jalan demikian
Ayah tak ingin ucapan cinta dan rindunya untuk sang anak terdengar. Namun ia ingin selalu tampil di depan, sebagai pelindung anaknya.
Sekarang tahun 1Q84. Ini adalah dunia sejati, tak ada keraguan akan hal itu.
Aku Insinyur. Aku tak bisa menguraikan dengan baik hubungan antara kejujuran dan kesungguhan dalam pembangunan proyek ini dengan keberpihakan kepada masyarakat miskin.
Terkadang ada hal yang sangat ingin kita dengar tetapi tidak akan pernah kita dengar dari orang yang kita harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian, janganlah menulikan telinga hatimu dari setia…
Sebenarnya aku terlalu takut untuk pindah sekolah. Aku bukan anak yang gampang bergaul dan culun, ditambah dengan kecamataku yang besar.
Mengapa cinta membuatku mencintaimu.