Ketika tak ada lagi yang bisa kau percaya, ikuti kata hati. Begitu seharusnya, bukan?
Kali ini saya sudah tahu namanya. Milana.Ia bercerita mengapa ia melukis senja. Dan mengapa ia selalu melakukannya di atas feri yang menyeberangi Selat Bali, dari Banyuwangi ke Jembrana. Ia sefdang…
Aku mencintainya karena ia mencintai kata-kata. Aku mencintainya lebih lagi karena ia mencintai buku-buku.
Mengapa cinta membuatku mencintaimu.
Ketika tak ada lagi yang bisa kau percaya, ikuti kata hati. Begitu seharusnya, bukan?